Organisasi Siswa Infra Sekolah atau biasa disebut OSIS merupakan organisasi resmi dari sekolah yang berfungsi untuk menjadi perwakilan sekolah dalam hal acara, event-even, dan berbagai aktifitas lainnya.. Dikarenakan anggota dari osis itusendiri berasal dari murid juga, dan tidak ada murid yang abadi karena akan lulus, makan diperlukan regenerasi anggotanya
Regenerasi anggota OSIS dilakukan dengan seleksi anggota baru dan dilanjutkan dengan latihan dasar kepemimpinan atau biasa disebut LDK. Karena semua calon pengurus osis yang baru perlu mendapatkan pelatihan kepemimpinan dasar untuk menjadi pemimpin yang baik dan anggota organisasi yang baik, serta bisa menjadi panutan bagi siswa lain yang non-osis.Bentuk kegiatan pada acara ini adalah pemberian materi-materi yang berhubungan dengan organisasi dan kepemimpinan, sharing pengalaman oleh pengurus osis periode sebelumnya, dan games-games atau kegiatan yang melatih koordinasi, kekompakan, dan kerjasama yang sering disebut outbond.
Siswa kita adalah kader - kader pemimipin bangsa. Dalam jiwa mereka penuh dengan idelisme dan semangat yang bergelora. Dalam perjalanan hidup bangsa Indonesia, sejarah telah membuktikan, bahwa terjadinya dinamika dalam kehidupan Bangsa Indonesia dipelopori oleh para pelajar. Sejak jaman pergerakan tahun 1908 dimulainya berdiri organisasai Budi Utomo, Sumpah Pemuda 1928, Proklamasi Kemerdekaan 1945, Angkatan 1966, dan Reformasi pada tahun 1997, semuanya dipelopori oleh para pelajar. Semangat dan idealisme pelajar seolah menjadi bahan bakar yang menyulut terjadinya proses - proses dinamika kehidupan bangsa kita
Dengan adanya LDK para siswa dapat memiliki sifat kepemimpinan yang baik. Sifat dan karakter yang diharapkan antara lain:
1. Pemimpin bekerja dengan orang lain
Seorang pemimpin bertanggung jawab untuk bekerja dengan orang lain, salah satu dengan bisa bekerjasama dengan teman temannya.
2. Pemimpin yang bertanggungjawab dan mempertanggungjawabkan (akontabilitas).
Seorang pemimpin bertanggungjawab untuk menyusun tugas menjalankan tugas, mengadakan evaluasi, untuk mencapai outcome yang terbaik. Pemimpin bertanggung jawab untuk kesuksesan suatu tujuan.
3.Pemimpin yang jujur
Mampu menjadi pemimpin yang amanah dalam mengerjakan segala tugas yang diberikan baik kepada diri dan kelompoknya.
5. Manajer adalah seorang mediator
Konflik selalu terjadi pada setiap tim dan organisasi. Oleh karena itu, pemimpin harus dapat menjadi seorang mediator (penengah).
Harapan yang lebih pada semua siswa adalah mereka bisa menjadi teladan bagi teman - teman dan masyarakat sekitarnya


06.36.00
pakjack79 family
Posted in:
2 komentar:
salut buat spensa pwo....teruslah berprestasi
terima kasih atas dukungannya
Posting Komentar